Articles
24th Jul 2015Posted in: Articles 0
Outdoor Wedding Reception : Apa Saja yang Harus Diperhatikan ?

Agustus dan September biasanya adalah waktu terbaik untuk mengadakan pesta outdoor. Bahkan, seringkali sampai awal Oktober, cuaca masih cukup bersahabat untuk mengadakan resepsi di udara terbuka. Banyak Calon Manten bermimpi mengadakan pesta pernikahan dengan konsep ini, baik itu garden party, beach party, atau bahkan yang belum lama diadakan oleh seorang selebritis, pesta pernikahan di hutan pinus.

Memang sulit disangkal, pesta di luar ruangan memberikan efek dramatis yang sulit ditandingi oleh pesta indoor. Tapi, acara semacam ini butuh persiapan yang lebih njelimet. No pain no gain pastinya. Berikut beberapa detail yang harus diperhatikan:

  • Apakah venue resepsi sudah memiliki privacy yang baik? Jika terdapat di dalam public area di mana daerah sekitarnya bisa diakses siapa saja, jangan lupa pikirkan batasan seperti apa yang harus dipasang agar tak sembarangan orang bisa keluar masuk, atau sekedar ‘menonton’ di sekitar area pesta.
  • Jika pilihan tempat Calon Manten sulit diakses dengan kendaraan umum, atau bahkan sulit diakses dengan kendaraan yang digunakan tamu (mobil & sepeda motor), pastikan Calon Manten memberikan fasilitas antar jemput antara tempat parkir dan spot pesta.
  • Seoptimis apapun kamu pada cuaca, selalu sediakan tempat untuk berteduh. Jika tidak ada bangunan permanen, sewa lah tenda dengan ukuran yang cukup untuk sebagian besar orang berteduh jika tiba-tiba hujan datang.
  • Siapkan berbagai perlengkapan pendukung sebagai antisipasi. Seperi payung dan kipas tangan. Jangan khawatir kehilangan estetika. Payung dan kipas tangan dengan desain yang tepat malah akan jadi penyempurna tema pesta.
  • Pilih gaun pengantin yang sesuai. Jika acara berlangsung di tengah hutan pinus di mana banyak akar dan ranting, gaun pengantin dengan ekor yang panjang rasanya akan jadi ide yang buruk. Tapi jika venue berupa lapangan rumput yang rapih, pilihan gaun pengantin bisa lebih bebas.
  • Selain gaun, alas kaki juga harus diperhatikan. Stiletto sebaiknya jangan dijadikan pilihan, apalagi jika tidak ada pijakan berupa lantai sama sekali. Di tanah yang padat pun, stiletto akan jadi masalah. Jangan khawatir tak bisa tampil elegan dengan alas kaki tanpa hak, dengan desain yang tepat, apalagi dipesan khusus, tak akan merusak penampilan Calon Manten sebagai ratu dan raja sehari.
  • Salah satu yang juga tak boleh luput dari perhatian adalah make up. Khususnya bagi mereka yang mengadakan resepsi outdoor mulai sore hari. Saat itu matahari masih bersinar sangat cerah, tentu make up nya harus menyesuaikan sehingga tidak tampak seperti topeng. Sebaiknya, sebelum acara, Calon Manten melakukan test make up dan hasilnya dilihat di bawah sinar matahari langsung. Para perias manten profesional biasanya tak punya masalah untuk menghasilkan rias wajah sempurna baik untuk keperluan outdoor maupun indoor.
  • Salah satu resiko besar pesta luar ruang, apalagi di negeri tropis adalah serbuan serangga. Nyamuk, lalat, bahkan lebah bisa saja ikutan nimbrung di dalam pesta. Sebenarnya, hal tersebut tidak sulit diatasi, baik cara tradisional maupun peralatan modern sudah tersedia untuk menghalau mereka. Namun, apakah metode penghalauan tersebut nyaman dipandang sehingga tidak merusak décor? Itu yang jadi masalah. Karena itu, konsultasikan hal ini dengan orang décor dan venue, jauh-jauh hari sebelum acara. Sehingga, misalnya dibutuhkan lilin untuk mengusir lalat, pihak décor bisa mengajukan berbagai pilihan lilin, kemudian bisa dipilih yang mana yang paling cocok dengan tema pesta.
  • Jika venue yang diiplih jauh dari gedung permanen, pastikan Calon Manten menyiapkan toilet yang layak untuk para tamu. Begitupun jika pesta berlangsung di jam beribadah, jangan lupa siapkan corner untuk para tamu beribadah dengan aman dan nyaman.
  • Lakukan konsultasi dengan pihak katering. Beberapa menu mungkin butuh alat khusus yang menggunakan listrik, atau butuh pendingin terus menerus. Konsultasikan juga menu apa yang tepat. Untuk beach party misalnya, jangan lupa menyajikan makanan dan minuman yang menyegarkan. Sementara pesta outdoor di daerah pegunungan, tentu akan sempurna jika menyajikan makanan dan minuman hangat.
  • Jagan lupa ingatkan tamu, pesta seperti apa yang akan berlangsung. Demi memastikan tamu tidak salah kostum. Ketidaksesuaian pakaian dan acara tidak hanya membuat malu, tapi juga rasa tidak nyaman. Sebagai host acara, kita tentu ingin semua tamu merasa nyaman.
  • Konsultasikan dengan pihak fotografer di mana titik-titik foto yang bagus. Apalagi jika pesta berlangsung saat matahari masih bersinar. Berpose membelakangi cahaya matahari biasanya akan menghasilkan foto yang kurang bagus.
  • Suasana outdoor biasanya juga identik dengan tiupan angin. Karena itu berhati-hati dengan detail décor, jangan pilih aksesoris yang mudah tertiup angin. Jika meletakan tisu misalnya, jangan lupa untuk menaruh pemberat di atasnya.
  • Atur sound system sebaik mungkin. Pada ruang terbuka, suara dengan mudah terbawa angin hingga pada satu sisi tak akan terdengar dengan jelas. Pastikan bagian sound system bekerjasama dengan orang-orang dari pihak venue untuk mendapatkan gambaran jelas di mana tempat yang tepat untuk meletakan perlengkapannya.

Semoga pesta pernikahan outdoor pilihan Calon Manten berlangsung lancar dan penuh kenangan indah (dw/calonmanten.com)

Leave a Reply