Articles
10th Oct 2014Posted in: Articles 0
Menikah di Bulan Apa?

Menentukan tanggal pernikahan bukan perkara enteng. Di Indonesia, penentuan hari H bahkan tak hanya melibatkan kedua mempelai, atau keluarga inti kedua mempelai saja, kadang-kadang segenap keluarga besar pun harus berunding dulu. Sebenarnya, setiap bulan dalam satu tahun punya kekurangan dan kelebihannya masing-masing. Jadi, untuk memilihnya, tinggal disesuaikan dengan subyektifitas Calon Manten dan keluarga besar masing-masing.
Januari
Bulan ini memang puncaknya musim hujan, sehingga Manten hanya punya opsi untuk mengadakan pesta indoor, kecuali berani mengambil resiko basah-basahan. Selain itu, kekhawatiran banyak tamu tak datang karena terjebak hujan atau banjir juga cukup tinggi. Tapi, sebagai bulan pertama pemula tahun baru, Januari jadi moment yang tepat banget untuk memulai hidup baru. Apalagi, biasanya, sebagian besar perusahaan memberikan bonus bagi pegawainya di bulan ini. Jadi tepatlah untuk dipilih sebagai pemula hidup baru, mengingat memulai rumah tangga juga membutuhkan modal materi. Soal hujan, jangan khawatir, cuaca dingin musim hujan malah bisa menambah hawa romantis.
Februari
Musim hujan biasanya masih berlangsung di bulan ini, walaupun sudah tidak sesering dan sederas di bulan Januari. Apapun musimnya, bulan Februari sudah kadung diayakini sebagai bulan paling romantis di dunia, mengingat hari Valentine yang jatuh tanggal 14 Februari. Tapi selain itu, bulan Februari juga merupakan bulan terpendek sepanjang tahun, membuatnya jadi istimewa dan eksklusif. Sebagai ujung musim penghujan, cuaca di bulan ini juga cukup nyaman untuk mengadakan pesta. Konsekuensinya, jika memilih bulan ini untuk menikah, pastikan untuk booking venue, catering, rias pengantin dan lain-lain, jauh-jauh hari.
Maret
Kekerapan hujan semakin rendah, kans untuk mengadakan pesta di luar ruang semakin terbuka walau masih cukup beresiko. Sebaiknya, jika tetap ingin mengadakan pesta outdoor, pilih tempat yang juga menyediakan pendopo untuk berteduh para tamu jika saja hujan turun. Letakkan semua hidangan pada tempat yang dilengkapi atap. Bulan ini juga dianggap bagus untuk melakukan pernikahan, karena masih dalam low season untuk bepergian. Akibatnya, Calon Manten bisa menikmati honeymoon secara maksimal. Tiket dan akomodasi murah, serta tempat wisata yang cenderung sepi.
April
Cuaca semakin kondusif untuk pesta outdoor, jangan lupa selalu memperhatikan prakiraan cuaca sebagai salah satu referensi. Sama seperti Maret, bulan ini juga termasuk low season, tepat untuk para honeymooners.
Mei
Cuaca sedang indah-indahnya. Hujan semakin jarang tapi hawa masih terhitung sejuk. Bulan ini juga shoulder season menuju peak season di bulan Juni, jadi kesempatan terakhir bagi para honeymooner sebelum bersaing booking tiket dan hotel dengan keluarga-keluarga yang akan berlibur.
Juni
Cuaca semakin panas. Relatif aman untuk memilih pesta indoor atau outdoor. Di akhir bulan ini juga banyak sekolah yang sudah memasuki masa liburan. Jadi, jika berniat mengumpulkan keluarga besar di pesta pernikahan Calon Manten, bulan ini termasuk bulan yang tepat.
Juli
Bulan liburan di seluruh dunia, jadi semakin mudah mengumpulkan saudara dan kerabat untuk ikut menghadiri pernikahan Calon Manten. Tapi itu artinya juga kerepotan menyediakan akomodasi bagi mereka, belum lagi kalau Calon Manten berniat segera berangkat honeymoon. Walaupun begitu, pertengahan tahun punya banyak keuntungan untuk bermain-main dengan berbagai tema wedding party karena cuacanya sangat mendukung.
Agustus
Termasuk shoulder season pasca liburan. Di bulan ini keriuhan musim libur sudah sedikit mereda. Memasuki perayaan hari Kemerdekaan, beberapa pasangan memanfaatkan moment tersebut sebagai tema pesta pernikahannya. Kesempatan untuk punya acara yang unik dan akan selalu dikenang.
September
Memasuki awal musim hujan, hawa September akan kembali romantis. Bulan ini juga masih memungkinkan untuk mengadakan pesta di luar ruang. Malahan, bulan ini adalah bulan yang paling tepat untuk outdoor party karena tidak terlalu panas dan peluang hujan masih sangat kecil. Di sisi lain, honeymooners juga tak perlu khawatir berebut tiket dengan mereka yang tengah liburan.
Oktober
Kans turunnya hujan semakin tinggi. Bagi mereka yang siap mengambil resiko, pesta luar ruangan masih memungkinkan untuk dilakukan. Untuk yang ingin pesta unik, coba ambil moment Halloween sebagai tema wedding party.
November
Di bulan ini, curah hujan sudah semakin tinggi, tapi sekali lagi, tanah basah dan hawa dingin dengan mudah membawa aura romantis pada sebuah moment. Walaupun bulan ini mungkin bukan bulan favorit untuk menikah, tapi justru di situ lah Calon Manten dapat memanfaatkan kesempatan untuk menghindari repotnya mencari venue dan memilih tempat berbulan madu.
Desember
Holiday season di seluruh dunia, mungkin bulan ini bukanlah bulan ideal untuk mengadakan pesta pernikahan. Tak hanya repot urusan honeymoon, tapi juga mesti siap mental kalau banyak tamu yang absen karena sudah keburu pergi berlibur. Atau kerabat yang tak bisa datang karena sulit mendapatkan tiket. Tapi, tetap saja, manisnya romantisme akhir tahun yang biasanya juga diiringi semangat untuk memperbaiki diri di tahun depan, bisa jadi momentum yang pas untuk kedua mempelai memulai hidup baru dengan berjanji atas nama Tuhan.

Lepas dari bulan-bulan Masehi, sebagai Negara dengan mayoritas penganut agama Islam, perhatikan juga bulan-bulan dalam kalender Islam. Biasanya pada bulan sebelum Ramadhan dan setelah Idul Fitri, banyak pernikahan akan dilangsungkan. Jika Calon Manten memilih waktu yang sama, booking lah semua keperluan pesta pernikahan jauh-jauh hari. (Doc. calonmanten.com)

Leave a Reply