Articles
25th Nov 2015Posted in: Articles 1
Mempersiapkan Wedding Photo

Foto pernikahan adalah salah satu foto penting yang biasanya akan selalu bertengger di dinding ruang keluarga. Mengingat pentingnya kenangan tersebut, sudah pasti, persiapan seputar wedding photo haruslah maksimal.

Seperti halnya pada semua penyedia barang dan jasa untuk acara pernikahan, Calon Manten sebaiknya melakukan meeting khusus dengan photographer wedding yang telah dipilih. Dalam meeting tersebut, ada banyak point yang harus didiskusikan. Baik point-point mendasar, maupun yang sangat detail:

  • Diskusikan moment-moment pemotretan yang diinginkan Calon Manten, maupun yang disarankan tim foto, baik yang sifatnya candid maupun berpose khusus.
  • Siapa saja yang wajib difoto selain pengantin dan keluarga inti tentunya.
  • Berapa waktu yang dialokasikan untuk pemotretan-pemotretan tersebut.
  • Di mana saja titik pemotretan yang direncanakan.
  • Siapa saja yang bertugas untuk mengatur sesi-sesi pemotretan saat acara berlangsung. Pastikan mereka sudah berkenalan dengan tim wedding photo.
  • Perhitungkan kemungkinan Calon Manten harus melakukan touch up rias & busana sebelum sesi-sesi pemotretan yang telah dijadwalkan. Untuk hal ini, berkoordinasilah dengan tim gallery pengantin.
  • Diskusikan angle terbaik dari kamu dan pasangan. Baik menurut Calon Manten, maupun menurut tim fotografer. Sebisa mungkin, sebagai back up, pada setiap moment, pemotretan dilakukan dari beberapa angle.
  • Sampaikan hal spesifik mengenai tamu dan keluarga yang akan difoto. Misalnya, mengenai anggota keluarga yang telah sepuh, sehingga tidak bisa berlama-lama berdiri atau ikut naik ke pelaminan. Perlu dibahas jalan keluar yang tepat.
  • Diskusikan style foto yang Calon Manten inginkan. Apakah hal tersebut mungkin dilakukan dan akan menghasilkan foto yang bagus, mengingat venue, timing, dan lain-lain.
  • Berapa banyak ruang dan waktu yang dibutuhkan untuk tim fotografer pada setiap sesi foto wajib. Berapa orang yang akan mengambil foto. Koordinasi soal ini menjadi penting, jangan sampai tim foto malah membloking Manten dari pandangan keluarga yang ingin menyaksikan secara langsung rangkaian upacara pernikahan.
  • Sebesar apa tim foto yang akan bertugas, dan apakah mereka perlu meletakkan peralatan tertentu. Pastikan semua sudah dikoordinasikan dengan panitia hari H.
  • Pakaian apa yang dikenakan tim foto. Walau tampak sepele, hal ini penting, jangan sampai penampilan tim foto kurang sedap dipandang, atau tidak sesuai dengan tema pesta. Padahal mereka akan berbaur di dalam venue pesta sepanjang acara.
  • Apakah tim foto punya back up plan jika sesuatu yang tidak diinginkan terjadi?
  • Jika memungkinkan, pada moment-moment tertentu, minta tim foto untuk berbagai ruang dengan keluarga Calon Manten yang juga ingin mengabadikan acara pernikahan dengan kamera pribadinya.
  • Jika tim foto sudah pernah bekerja di venue pernikahan Calon Manten, diskusikan kekurangan dan kelebihan spot-spot di dalamnya, dan bagaimana antisipasinya.
  • Jika tim foto belum pernah bekerja di venue pernikahan Calon Manten, minta mereka untuk melakukan survey, atau paling tidak melihat foto-foto dokumentasi acara-acara yang pernah berlangsung di venue
  • Minta rencana timeline tim foto saat hari H. Mulai dari kedatangan mereka hingga jam mereka pulang pasca acara pernikahan selesai. Koordinasikan dengan tim panitia lainnya.

Untuk bisa mendiskusikan hal-hal tersebut, pastikan Calon Manten dan tim foto mempersiapkan waktu khusus untuk meeting. Jangan sampai pembahasa dilakukan di waktu yang mepet, atau hanya melalui chat messenger. Pastikan juga, untuk memilih tim foto yang mampu berkomunikasi dengan baik, dan berkomitmen untuk memberi pelayanan maksimal. (calonmanten/dw)

One Response

  1. Site says:

    Pergi ke tempat spa menikmati perawatan merupakan aktivitas untuk meningkatkan mood, sehingga efeknya calon pengantin akan merasa lebih percaya diri. Hari pernikahan merupakan hari penting dalam hidup setiap orang, jadi tentunya kamu tak mau terlihat kusut atau wajah menjadi kusam karena stress dan tidak terawat akibat terlalu fokus mempersiapkan pernikahan.

Leave a Reply