Articles
27th Apr 2015Posted in: Articles 0
Mempersiapkan Pernikahan di Tengah Kesibukan Pekerjaan

Sebagian besar Calon Manten sudah memiliki pekerjaan tetap, dan umumnya adalah pekerjaan kantoran yang terikat waktu. Tak hanya Calon Manten Pria, Kartini-Kartini masa kini pun banyak yang memilih berkarya di luar rumah. Ketika pernikahan sudah mesti disiapkan, hal ini bisa menimbulkan kerepotan tersendiri. Bisa sih menyerahkan tugas persiapan pada Wedding Organizer, bisa juga pada keluarga terdekat, tapi untuk mereka yang terhalang budget, tak punya keluarga yang bisa diandalkan untuk urusan seperti ini, atau simply ingin menyiapkan semua sendiri, harus pintar-pintar mengatur waktu agar persiapan pernikahan berjalan mulus, urusan kantor pun tak terbengkalai.

Tanamkan selalu dalam ingatan, jangan gunakan jam serta fasilitas kantor untuk kepentingan pribadi. Jangan sampai, di tengah repotnya urusan pernikahan, kamu malah dapat surat peringatan dari HRD kantor. Lebih para lagi, boss memilih untuk melepas kamu yang dianggap ‘korupsi.’
Lakukan segala hal yang bisa dilakukan di sela-sela jam kantor. Seperti browsing penyedia kebutuhan pernikahan, browsing review dan portfolio mereka, browsing alamat lengkap serta pelajari peta menuju ke sana. Jika perlu info lebih lanjut, hubungi via telepon. Bicarakan hal-hal basic terlebih dahulu, seperti harga, dan apakah mereka sanggup memenuhi keinginan spesifik dari kamu dan pasangan.

Buat daftar sependek mungkin. Jangan bikin kandidat 10 penyedia catering, 15 galeri pengantin, 20 venue acara, dijamin masa surveynya akan menghabiskan waktu kamu yang sangat berharga. Buatlah kriteria detail sehingga kamu hanya menyisakan beberapa pilihan yang memang benar-benar mendekati harapan. Dari berbagai kriteria itu, tentukan yang mana yang paling penting. Misalnya yang paling utama harus sesuai budget kamu, di luar segera dicoret. Lalu sisanya dieliminasi lagi dengan kriteria berikutnya. Hingga didapatkan list yang cukup pendek untuk didatangi secara langsung. Atau lebih bagus lagi kalau sudah yakin pada satu pilihan, tinggal didatangi saat weekend.

Pertimbangkan untuk memilih paket jika memungkinkan. Paket rias & busana pengantin, dekor, katering dan venue banyak ditawarkan. Mungkin tak persis seperti yang kamu harapkan, tapi jika hanya selisih sedikit, kenapa tidak? Memilih paket bisa menghemat banyak waktu. Sempatkan juga untuk datang ke wedding expo. Di mana hampir semua penyedia kebutuhan pernikahan kumpul di satu atap, jadi kamu dan pasangan tak perlu repot mondar-mandir.

Teamwork jelas penting banget dalam kasus seperti ini. Bukan sekedar pembagian kerja yang adil, tapi ini masalah kesepakatan. Kalau memang sepakat satu orang punya tugas lebih banyak dari yang lain, karena berbagai pertimbangan, ya gak apa-apa juga, tapi harus sepakat di depan. Sesuaikan juga pembagian tugas dengan kemampuan. Misalnya, online survey dilakukan oleh yang lebih teliti, sementara pasangannya yang jago bernegosiasi baru mulai ‘turun gunung’ saat berkomunikasi langsung dengan penyedia kebutuhan pesta pernikahan.
Jika keadaan terpaksa dan kamu butuh ke luar di jam-jam kantor, izin baik-baik dengan pihak atasan dan kolega. Tapi pastikan hal tersebut tidak sering terjadi, sebaik apapun atasan dan kolega kamu. Jangan sampai persoalan pribadi kamu menyulitkan banyak orang. Apalagi merencanakan pernikahan kan sebuah kebahagiaan, bukan sebuah musibah, jadi jangan harap semua orang akan memberi pemakluman dan mengasihani kerepotan kamu.
Buatlah semua langkah di atas dalam perencanaan yang matang dan jelas, hindari pemikiran ‘gimana nanti aja’ dalam berbagai hal. Termasuk saat mencari alamat penyedia keperluan pernikahan. Karena setiap menit waktu bebas itu sangat berharga, bahkan saat weekend.

Terakhir, atur emosi dengan menyadari segala resiko yang akan terjadi, termasuk resiko kelelahan fisik dan mental. Konsentrasi untuk mengantisipasi dan mengatasi resiko, bukan berkeluh kesah dan menyalahkan orang lain karena kelelahan yang kamu alami. Tetap luangkan waktu untuk refreshing, dan jaga kesehatan fisik dengan baik. Nikmati setiap prosesnya, dan berbanggalah karena kamu berdua mampu mandiri mempersiapkan segala sesuatunya sendiri di tengah padatnya kesibukan di kantor. (dw/calonmanten.com)

Leave a Reply