Articles
23rd May 2014Posted in: Articles 0
Membangun Kedekatan Emosional Dengan Pasangan

Hubungan asmara antara sepasang kekasih umumnya didasari cinta. Dengan cinta saja, rasanya sudah jadi modal besar untuk ‘mengikat’ dua anak manusia untuk selalu ingin bersama. Tapi keinginan untuk selalu bersama ini seringkali tak berjalan mulus karena kurangnya kedekatan emosional. Padahal, saat mengubah status dari berteman menjadi sepasang kekasih, kadar kedekatan emosional juga harus meningkat. Berbeda dengan cinta yang rasanya jatuh begitu saja dari langit, kedekatan emosional ini harus dibangun seiring waktu. Ada beberapa hal yang menjadi syarat terjalinnya kedekatan emosional:

Memberi rasa nyaman.

Terima dia apa adanya, jangan menuntutnya melakukan hal yang tak nyaman buat dia. Jangan terus menerus mengkritik segala hal yang dia lakukan. Juga selalu support dia untuk berbagai hal positif yang dia lakukan. Dengan begitu, dia merasa nyaman untuk selalu terbuka dan apa adanya pada kamu.

Memberi rasa berarti.

Alasan paling besar seseorang terikat pada sebuah hubungan adalah perasaan berarti. Jika ia tidak merasa berarti, seketika ia akan kehilangan alasan untuk tetap ‘tinggal’ dalam hubungan tersebut. Karena itu, kedekatan emosional dapat terbangun dengan efektif kalau kita mampu membuat pasangan merasa berarti. Cara praktisnya, minta selalu pendapatnya pada setiap putusan yang akan diambil. Jika pun pendapatnya tak selalu kamu setujui, tetap tunjukkan bahwa kamu membutuhkan keputusannya sebagai pertimbangan dan selalu menghargai apa yang ia katakan. Jangan pelit mengucapkan kata-kata cinta, ingatkan selalu betapa keberadaannya penting untuk kamu. Minta ia menemani dalam berbagai kegiatan walaupun mungkin kehadirannya tak akan berpengaruh apa-apa. Dengan begitu kamu menunjukkan bahwa keberadaannya penting untuk support emosional kamu.

Berbagi Emosi.

Selalu berbagi rasa, dalam sedih dan senang. Dimarahin bos mungkin gak ada hubungannya sama si dia, tapi berbagi perasaan kesal dan galau kamu dengannya akan menjalin kedekatan emosional yang dalam. Apalagi jika apa yang kamu rasakan berhubungan erat dengan si dia, wajib diungkapkan. Pasangan yang belajar untuk nyaman mengungkapkan perasaannya pada satu sama lain, betapapun buruknya itu, akan memiliki ikatan emosional yang kuat hingga potensi untuk langgengnya sangat besar.

Tertawa bersama.

Ajak si dia untuk lebih rileks melihat hidup. Biarkan dia merasa, bersama kamu persoalan-persoalan besar pun akan terasa lebih ringan. Beri dia banyak alasan untuk tertawa.

Kedekatan emosional bagaikan tiang yang menjaga bangunan hubungan kamu dan si dia terus berdiri. Jika berhasil membangunnya akan tercipta ketergantungan yang sehat antara satu sama lain. Jadi bekal berharga untuk mengarungi kehidupan berumah tangga yang diharapkan berlangsung seumur hidup. (//calonmanten.com/doc)

Leave a Reply