Articles
2nd Nov 2011Posted in: Articles 0
Langkah-langkah Persiapan Pernikahan

Mempersiapkan event sesakral pernikahan bukanlah perkara mudah. Setiap detail harus diperhatikan dengan baik jauh sebelum hari H tiba. Semakin lama persiapan, akan semakin baik untuk menjamin semua dapat terlaksana sesuai harapan. Setiap calon manten punya pilihan untuk mengurus pernikahannya sendiri, menyerahkan pelaksanaannya pada pihak keluarga, atau menyewa jasa Wedding Organizer. Apapun yang dipilih, penting bagi setiap calon manten untuk paham langkah-langkah persiapan pernikahan:

  • Tentukan tanggal. Kepastian tanggal akan berpengaruh pada semua elemen lain. Ada orang yang memilih tanggal dengan perhitungan sesuai tradisi atau kepercayaan yang mereka yakini. Ada pula yang mencari tanggal cantik dengan perhitungan ingin mudah diingat. Ada pula yang sekedar menyesuaikan dengan kesibukan, mencari waktu di mana load pekerjaan tidak terlalu tinggi, sehingga pra dan pasca pernikahan dapat dinikmati dengan santai.
  • Tentukan tema. Tradisional, modern, atau kolaborasi keduanya. Pesta kebun, atau memilih indoor. Ingin membuat sesuatu yang unik, atau justru ingin mengikuti pakem secara turun-temurun hingga ke setiap detailnya.
  • Tentukan besar budget. Jangan pernah jadikan budget sebagai penghalang. Selalu sesuaikan acara dengan budget yang tersedia. Kesakralan pernikahan tidak bergantung pada kemewahannya. Sebaliknya, jika Calon Manten cukup punya keleluasaan budget, lakukan langkah-langkah di atas terlebih dahulu, baru hitung berapa dana yang dibutuhkan.
  • Pilih venue. Kesesuaian dengan tema dan ketersediaan tempat sesuai tanggal adalah dua faktor utama dan pertama yang harus dipikirkan. Karena itu, empat persiapan awal ini sebaiknya sudah dilakukan minimal 12-10 bulan sebelum hari H. Kebanyakan orang sudah membooking venue sejak satu tahun sebelumnya. Apalagi jika tanggal yang dipilh adalah tanggal cantik, seperti tanggal 11 bulan 11 tahun 2011 misalnya, maka akan lebih sulit lagi mencari venue yang kosong. Karena itu, selalu miliki alternatif venue, untuk antisipasi jika pilihan pertama sudah dibooking calon manten lain.
  • Pilih Penata Rias dan Busana Pengantin. Ini juga salah satu elemen yang sangat penting. Semua pengantin ingin tampik cantik dan tampan di hari pernikahannya. Semua pengantin ingin hari pernikahannya menjadi hari yang sangat istimewa dengan penampilan yang juga sangat istimewa. Karena itu, berhati-hatilah memilih Penata Rias dan Busana Pengantin. Langkah awal dapat dilakukan dengan googling, kemudian datangi langsung gallery nya untuk melihat koleksi mereka. Jangan ragu untuk memilih gallery baru, jika mereka memiliki team solid yang berpengalaman. Karena seringkali, walaupun sebagai gallery masih baru, tetapi orang-orang yang tergabung di dalamnya adalah orang-orang yang telah lama berkecimpung dalam bisnis ini. Dan keuntungan dari gallery baru, biasanya mereka punya promosi-promosi paket dengan harga menarik. Jangan lupa, perhatikan pula koleksi busana yang mereka miliki. Apakah elemennya lengkap untuk pengantin tradisional? Apakah model busananya up to date untuk pengantin bertema modern atau nusantara? Tidak banyak yang mampu memenuhi kriteria tersebut. Salah satu yang seusai dengan kriteria-kriteria di atas adalah L Gallery.
  • Pesan catering. Ini juga salah satu elemen paling besar dan biasanya paling banyak memakan biaya dalam sebuah pesta pernikahan. Karena itu berhati-hatilah dalam memilih catering. Akan lebih baik jika catering tersebut rekomendasi dari keluarga atau teman terpercaya, memiliki kantor yang jelas yang dapat didatangi kapan saja, kooperatif serta bersedia melakukan taste food. Perhatikan juga mengenai porsi yang dipesan. Untuk amannya, minimal pesanlah porsi dua kali lipat dari jumlah undangan yang disebar. Pilih juga menu sesuai tema acara. Jika tema tradisional, pastikan catering tersebut mampu membuatkan menu-menu tradisional, begitu pula sebaliknya.
  • Pesan Souvenir. Ini juga sebuah elemen yang seringkali menarik perhatian tamu. Semakin unik, semakin baik. Yang pasti, sesuaikan dengan tema, sehingga tamu bisa mendapatkan kesan seperti yang kita harapkan.
  • Pesan Undangan. Saat ini, pilihan desain undangan pernikahan sudah sangat banyak, tidak lagi selalu berpatokan dengan pakem konvensional. Namun, sekali lagi, yang terbaik adalah menyesuaikannya dengan tema pernikahan. Semakin unik semakin baik, karena itu, pilih desainer undangan yang mampu mengakomodir budget Calon Manten sehingga menjadi undangan yang menarik.
  • Mengurus surat-surat pernikahan. Apakah ke KUA atau Catatan Sipil, segera cari informasi prosedur dan dokumen apa saja yang dibutuhkan. Sebisa mungkin urus surat-surat jauh-jauh hari. Minimal 1-2 bulan sebelumnya, urusan dokumen pernikahan telah selesai dan calon manten telah mendapat konfirmasi dari pihak KUA atau Catatan Sipil. Calon manten mungkin perlu mengambil izin atau cuti dalam pengurusan dokumen ini, berhubung kantor pemerintahan yang bersangkutan dengan pembuatan dokumen tidak buka di hari libur.
  • Lakukan test kesehatan pra nikah. Sedikit sekali Calon Manten yang melaksanakan test semacam ini. Padahal test tersebut sangat penting, terutama dengan kesiapan kesehatan kedua Calon Manten, sehingga kehamilan yang terjadi pasca pernikahan pun dapat menjadi kehamilan yang sehat bagi ibu dan janinnya.
  • Tentukan ‘orang-orang lapangan’ pada hari H. Mulai dari saksi pernikahan, pembawa mas kawin, pembawa seserahan, pengiring pengantin, penerima tamu, penjaga buku tamu dan lain-lain. Umumnya Calon Manten akan memilih orang-orang dari lingkar keluarga terdekat mereka. Tanyakan kesediaan setiap orang, minta ukuran pakaiannya jika memang akan menggunakan seragam, serta lakukan briefing dan gladi bersih beberapa kali sebelum hari H.

Paling penting dari semua check list ini adalah, jaga kesehatan serta kesiapan mental kedua Calon Manten. Nikmati semua proses karena, seperti harapan semua orang, pernikahan hanya akan terjadi sekali seumur hidup. Selamat menempuh hidup baru.

Leave a Reply